Peran Agama dalam Membentuk Perilaku Sosial, Toleransi, dan Kohesi Masyarakat: Tinjauan Literatur

Blog ini dibuat sebagai bagian dari tugas UAS untuk merangkum dan mengkaji beberapa penelitian tentang peran agama dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam membentuk perilaku sosial, toleransi antarumat beragama, moderasi beragama, dan kohesi sosial. Melalui blog ini, diharapkan pembaca dapat memahami secara umum pentingnya peran agama dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat modern.

Tentang Penulis / Kelompok

Blog ini disusun oleh:

Kelompok 4
Program Studi: PJJ Informatika
Fakultas: Informatika
Universitas: Universitas Siber Asia

Anggota Kelompok:

  1. Aditas Muharrman - 240401010248
  2. Rizki Saepuloh - 230401010314
  3. Faiz Haidar - 230401010232
  4. Intan Natalia Purba - 240401010267
  5. Sulastri Munawaroh  - 240401010048

A.Resensi

Pertama, penelitian yang dilakukan oleh Yakobus Adi Saingo (2025) dengan judul “Pengaruh Agama dalam Perilaku Masyarakat Era Society 5.0”. Penelitian ini menggunakan metode literature research deskriptif. Dengan subjek penelitian adalah masyarakat di era digital (Society 5.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama memengaruhi perilaku masyarakat, termasuk konflik nilai seperti individualisme dan konsumerisme, serta berperan dalam kontrol sosial dan penguatan solidaritas.

Kedua, penelitian yang dilakukan oleh Qurrota A’yunin & Muhammad Farih (2025) dengan judul “Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Toleransi Antar Umat Beragama”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan subjek penelitian adalah siswa SMP Pancasila Krian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Islam Wasathiyah efektif meningkatkan toleransi dan kerja sama lintas agama di sekolah.

Ketiga, penelitian yang dilakukan oleh Rizka Auliyah & Imam Nur Aziz (2025) dengan judul “Peran Tokoh Agama dalam Moderasi Beragama di Desa”. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi. Dengan subjek penelitian adalah tokoh agama dan masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam lokal mampu menanamkan nilai toleransi, akhlak, serta keterlibatan tokoh agama sebagai agen perubahan moderasi beragama.

Keempat, penelitian yang dilakukan oleh Nisa Aulia Ningsih dkk. (2025) dengan judul “Religiosity of Rural Muslim Communities: Studi Yayasan Darul Qudwah, Tegal”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan subjek penelitian adalah masyarakat muslim pedesaan di Tegal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran lembaga keagamaan (Yayasan Darul Qudwah) meningkatkan religiusitas masyarakat melalui praktik keagamaan dan perubahan perilaku sosial.

Kelima, penelitian yang dilakukan oleh Judijanto, Siminto & Rahman (2024) dengan judul “The Influence of Religious Beliefs and Practices on Social Cohesion in Modern Society in Indonesia”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif SEM‑PLS. Dengan subjek penelitian adalah masyarakat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keyakinan dan keterlibatan dalam praktik keagamaan berkontribusi signifikan terhadap kohesi sosial di masyarakat.

NoPenelitiJudul PenelitianMetode Hasil
1Yakobus Adi
Saingo (2025)
Pengaruh Agama
Dalam Perilaku
Masyarakat Era
Society 5.0
Literature
research
deskriptif
Agama berperan
dalam kontrol sosial
dan nilai solidaritas;
konflik nilai muncul
pada era digital.
2Qurrota A’yunin,
Muhammad
Farih (2025
Model Pembelajaran
Pendidikan Agama
Islam Untuk
Membentuk Toleransi
Antar Umat Beragama
Berbasis Islam
Wasathiyah di SMP
Pancasila Krian
Sidoarjo
Kualitatif
deskriptif
Model pembelajaran
Islam Wasathiyah
efektif meningkatkan
toleransi.
3Rizka Auliyah,
Imam Nur Aziz
(2025)
Dari Mimbar Ke
Masyarakat: Peran
Tokoh Agama Desa
Dalam Mewujudkan
Moderasi Beragama
Fenomenologi Moderasi beragama
kuat melalui pendidikan
lokal dan keterlibatan
tokoh agama.
4Nisa Aulia
Ningsih, Agus
Riyadi, Sulistio,
Syahrul Ganda
Sukmaya (2025)
Religiosity of Rular
Muslim Communities
(Study of The Role
Darul Qudwah
Fondation in
Penusupan, Tegal)
Kualitatif
deskriptif
Peran lembaga
keagamaan kuat
dalam meningkatkan
religiositas desa.
5Loso Judijanto,
Siminto,
Rahman (2024)
The Influence of
Religious Beliefs and
Religious Practices on
Social Cohesion in
Modern Society
in Indonesia
Kuantitatif
SEM-PLS
Keyakinan & praktik
agama berkolerasi
positif dengan kohesi
sosial.

B.Kesimpulan

  • Penelitian terkini menunjukkan bahwa agama tidak hanya berperan dalam nilai individual tetapi juga dalam interaksi sosial dan kohesi komunitas.
  • Pendidikan agama (formal maupun informal) serta keterlibatan tokoh agama menjadi faktor penting dalam membentuk moderasi dan toleransi beragama.

C.Rekomendasi

  • Untuk studi lanjutan, ada ruang mengembangkan penelitian kuantitatif komparatif antar daerah atau agama berbeda.
  • Penelitian juga bisa difokuskan pada dampak era digital terhadap hubungan antarumat beragama.

D.Link Publikasi

Komentar